Kenalan dengan GSM (bagian 1)

Dengan makin menyatunya teknologi telekomunikasi dan informatika -lazim disebut TELEMATIKA- maka adalah sebuah langkah yang bijaksana apabila kita mengenal juga teknologi telekomunikasi.

Di tulisan ini akan membahas secara ringkas tentang teknologi GSM (Global System for Mobile communication) sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman penulis.

GSM merupakan singkatan dari Global System for Mobile communication. Standar ini dibuat di Eropa dengan maksud untuk membuat sistem telekomunikasi seluler yang handal yang dapat digunakan oleh berbagai negara.Sistem seluler sendiri adalah sistem yang menggunakan power transmisi yang kecil sehingga memungkinkan frequency reuse (penggunaan frekuensi yang sama pada jarak yang berjauhan).

GSM memiliki 3 macam frekuensi: 900 MHz, 1800 dan 1900 MHz (juga disebut DCS 1800 dan DCS 1900).

Terus apakah teknik yang digunakan untuk frekuensi-frekuensi tersebut berbeda ?

Jawabnya : tidak.
Teknik-teknik yang digunakan pada semua frekuensi adalah sama persis.Kesemuanya memakai metode akses TDMA (Time Division Multiple Access) serta half duplex (memisahkan frekuensi untuk uplink dan downlink). Juga duplex distance, speech coder, transmission rate, hingga modulasi (dalam hal ini adalah GMSK) semuanya sama.

Di Indonesia, lisensi untuk frekuensi untuk GSM adalah 900 dan 1800 MHz. Dan frekeunsi-frekuensi tersebut telah dialokasikan untuk para operator seluler yang ada di Indonesia. Untuk pemain yang besar (Telkom Grup,Indosat Grup, Excelcomindo (XL)) mereka memiliki alokasi frekuensi di kedua jenis frekuensi tersebut.Kedua frekuensi tersebut memang dapat dinikmati oleh pengguna, karena ponsel yang beredar kebanyakan mendukung dual band (sehingga muncul brand Dual Band dari telkomsel ataupun Connectrix dari proXL).Keuntungan penggunaan dual band adalah apabila jalur komunikasi dapat diarahkan menggunakan frekuensi 900 ataupun 1800 MHz. Dan hal ini dapat diatur oleh operator. Sehingga mengurangi kemungkinan penuhnya frekuensi yang merupakan sebab utama gagalnya komunikasi.

bersambung……

Leave a Reply